Rabu, 11 November 2009

Saat ajal menyentuhku

Ketika ajal menanti di ujung jemariku
Saat ia telah beranjak mendekatiku_
Mencoba menggenggam segala keangkuhan yang tertanam dalam jiwaku_
Mencengkeramku,mengambil apa yang telah dititipkan dalam hidupku_


Aku hanya mampu tertegun_
Berharap supaya nanti lentik jemarinya menjamah halus ketika hendak merobohkan rusuk rusuk kesombongan yang pernah tegak berdiri dan hidup di sukmamku_
Agar nanti tak ada pelik kesakitan yang dijeritkan jiwaku_
Dan satu pesan lagi yang ingin kubisikan,``ketika ajal telah menanti di ujung jemariku``_
Maafkan aku dunia,sebab terlalu congkak aku melangkah diatasmu_
Juga atas semua dusta yang telah melukai segenap manusia_

Tidak ada komentar:

Posting Komentar